Tentang Kami Redaksi

Diduga Masih Ada Pungli di Satpas [SIM] Polrestro Bekasi (Bagian 1)

Parlemenrakyat.com-Kab Bekasi

Niatan baik Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menyapu bersih atau memberantas pungutan liar (Pungli) pada kantor-kantor pelayanan publik diseluruh Indonesia, mantan Walikota Solo ini menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) RI No.87/2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli).

Namun niatan baik mantan Gubernur DKI Jakarta ini, kurang di implementasikan oleh Satpas [SIM] Polrestro Bekasi, Polda Metro Jaya. Kenapa? kendati diduga masih adanya pungli dan "permainan" di tempat ini.

Pantauan parlemenrakyat.com di Satpas [SIM] Polrestro Bekasi, terliat diduga masih adanya pungli, yakni pada pembuatan SIM C baru dan SIM A baru. Biaya pungli tersebut, pemohon SIM diduga dikenakan biaya pungli, yakni SIM C baru dikenakan biaya Rp. 650 ribu dan SIM A baru Rp.750 ribu. Pasalnya, kedua biaya pungli tersebut tidak sesuai dengan biaya resmi yang diatur didalam PP No.60/2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dilingkungan Polri.

Hingga berita ini dipublikasikan, parlemenrakyat.com belum memperoleh penjelasan secara resmi dari Kanit Regident/Satpas [SIM] Satlantas Polrestro Bekasi AKP Sumono terkait konfirmasi, Kamis (7/12/2017), diduga masih adanya pungli di Satpas [SIM] Polrestro Bekasi melalui pesan singkat (SMS).

Bunyi pesan singkat (SMS) itu adalah Pg jelang siang pak AKP Sumono Kanit Regident/Satpas [SIM] Polrestro Bekasi, sebelum menurunkan beritanya, kami konfirmasi, dlm pembuatan SIM diduga pemohon dikenakan biaya PUNGLI....bersambung.[Alex]