Tentang Kami Redaksi

Asphurindo Legal , dipimpin ketua Umum H.Syam Resfiadi hasil Munas

Foto | Istimewa | ParlemenRakyat.com

Asphurindo Legal , dipimpin ketua Umum H.Syam Resfiadi hasil Munas

Jakarta Parlemen Rakyat.com,

Sehubungan telah terjadinya Dualisme Kepengurusan dan Setelah adanya Gelar Perkara di Polda Metro Jaya dan, Ditetapkan 2 orang Tersangka, Kuasa Hukum Asphurindo (Asosiasi Penyelenggara Haji Umroh In Bound Indonesia), mengadajan Konfrensi Pers di Menara Mualamat tower lantai 19, Jakarta Selasa,
13/2/2019.

Menurut Kuasa Hukum tetap Asphurindo DR. Razman Arif Nasution SH, S.Ag. MA. Phd , Asphurindo Legal hasil Munas di Gunung Geulis 2017 yang sah dengan Ketua Umum H.Syam Resfiadi dan sekjen
H. Syam Resfiadi H. Agus Sofyan , saat ini proses Hukum sedang berjalan dan polisi telah menetapkan 2 tersangka.

Lantas Kuasa Hukum Asphurindo Razman Nasution SH tentunya Pihak Dept Agama yang harus bertanggung juga dengan ada dualisme kepengurusan Asphurindo karena diduga pihak Asphurindo Ilegal memalsu data hasil Munas di gunung geulis 8-9 Januari 2017.

Menurut Ketua Umum Asphurindo Syam Raspiadi , Munas di gunung geulis telah memenuhi qourum, saat ini yang beranggotakan 188 anggota travel Haji.

Menurut Agus sekjen Asphurindo upaya hukum ini dilakukan agar mereka yang Umroh dan Berhaji nyaman dan tenang dalam melaksanakan Rukun Islam .

Saat Munas Mantan Ketua Umum periode lalu Hafiz, kalah dalam pemilihan ketua baru , yang terpilih secara legal adalah Sam Raspiadi, pemilihan saat itu memakai system One man One Vote, jadi Sam memenangkan suara terbanyak.

Ironisnya Hafiz tidak legowo menerima kekalahan tersebut, malah mengundang TV One untuk konfrensi pers dan mengaku sebagai wakil ketua Umum, hal ini jelas menyalahi aturan AD dan ART Asphurindo , perlu diketahui Hafiz tidak masuk dalam kepengurusan legal di Asphurindo periode saat ini.

"Hafiz patut diduga bekerja sama dgn orng tertentu termasuk notaris dan beberapa oknum unsur aparat penegak hukum , bagaimana tidak putusan PTUN dipertanyakan dan janggal, pungkas Razman.

Ditemukan fenoma baru, sejak gelar perkara Hafiz telah ditetapkan sebagai tersangka, dengan ditemukannya pemalsuan akte kepengurusan Asphurindo Ilegal
Gelar perkara telah ditetapkan sebagai tersangka, tinggal pihak Polda memanggil Hafiz dan menangkapnya memasukkan kedalam sel penjara, hal ini biar ada efek jera, akibat perbuatannya membuat Asphurindo Ilegal, dan ditegaskan siapapun yang menghalangi, dan membangking akan dikejar tegas Razman.

Dalam waktu dekat pihaknya dipanggil terhadap kepengurusan langsung ditahan, agar ada efek jera, jika ada pihak yg menghalangi dan mempengarungi dan jika ada permainn akan dikejar siapun dia akan dikejar dan segera memfolow up laporan ini.

Untuk sementara rekening Asphurindo dibekukan, sampai penangkapan Hafiz dilakukan Pihak Polda Metro Jaya, lantas Asphurindo akan berkirim surat dengan Instansi terkait bahwa Asphurindo Legal hasil Munas di Gunung Geulis, 8-9 januari 2017.
Saat proses hukum sedang berjalan "Lidik".
(Any SH)