Tentang Kami Redaksi

WARGA VGH 046 MENOLAK PEMBANGUNAN YAYASAN INSAN TAQWA

Foto | Istimewa | ParlemenRakyat.com

WARGA VGH 046 MENOLAK PEMBANGUNAN YAYASAN INSAN TAQWA

Bekasi, Parlemen Rakyat

Warga RW 046 Perumahan Vila Gading Harapan (VGH) Kelurahan Bahagia, Kec. Babelan Kabupaten Bekasi,   yang terdiri dari 9 RT Gelar Aksi  Penolakan Pemanfaatan lahan fasos fasum  Secara Komersil oleh Yayasan Insan Taqwa di blok BE RW. 046.

Seharusnya lahan fasos fasum dimanfaatkan untuk kepentingan warga RW 046 dan sekitarnya, Rencana kedepannya nanti lahan tersebut akan  dimanfaatkan warga sebagai sarana sosial seperti pusat sarana olah raga, tetapi saat  ini miris sekali  lahan tersebut telah dirampas untuk komersil, oleh Yayasan Insan Taqwa, tapi ingat di VGH Warga menolak walaupun hingga saat ini keberuntungan belum berpihak ke warga, kata RW sudaryanto di dampingi warga,( Mahdum, Deni haryadi dkk) Minggu 06 Mei 2018.

Dikatakannya lahan fasos fasum Warga VGH saat ini dimiliki oleh yayasan Insan Taqwa dengan cuma cuma, sudah barang tentu nantinya yayasan mengeruk keuntungan banyak dan milik pribadi.

Tanpa membeli lahan, berlindung dibalik yayasan Insan Taqwa, pengurus yayasan semena mena, membangun di wilayah Rw 046, Anehnya tidak  melibatkan pengurus RW 046, ujar Sudaryanto

Ditambahkannya, Informasi yang di dapat dari awal perijinan pembangunan tidak menggunakan lahan Fasos/fasum warga, akan tetapi pada saat membangun berada di lahan Fasos fasum, sejak saat itu warga kaget langsung mengadakan penolakan akan tetapi hingga saat ini masih belum membuahkan hasil.

Berbagai cara telah dilakukan dan tembusan penolakan sudah dilakukan sudah di sampaikan serta dikoordinasikan khususnya oleh jajaran pengurus RW 046 baik tembusan secara pemberitaan lisan atau tulisan sampai melampirkan ulang pernyataan "PENOLAKAN" pembangunan yayasan yang ditanda tangani oleh semua warga yang berada di 9 RT di bawah naungan RW 046 yang disampaikan ke instansi kepolisian, Kelurahan, Kecamatan, kabupaten bahkan sampai Dewan yang terhormat (DPRD) Kabupaten Bekasi.

Akan  tetapi sanggahan penolakan warga tidak pernah di gubris baik oleh pihak  yayasan, maupun dr.Hj Neneng Hasanah Yasin selaku orang Nomor satu di kabupaten Bekasi, kata Sudaryanto

Ada beberapa hal tuntutan yang kami sampaikan hari ini Minggu 06 Mei 2018,  khusunya kepada pihak yayasan dan Pemda Kabupaten sesuai Permen No 9 tahun 2009.

1. Kami menolak dengan Tegas adanya pembangunan Yayasan InsaniTaqwa yang berdiri di atas lahan Fasos/Fasum VGH blok BE Rw 046 Kelurahan Bahagia.

2. Hentikan penggunaan dan pemakaian nama intansi RW 046 dalam hal kepentingan internal Yayasan InsaniTaqwa

3. Kembalikan fungsi dan kegunaan lahan Fasos/Fasum blok BE RW 046 sehingga kami bisa menggunakan lahan tersebut untuk kepentingan masyarakat dan bukan untuk kepentingan bisnis komersil pribadi Yayasan InsaniTaqwa.

Berdasarkan 3 tuntutan di atas maka kami sebagai pengurus RW dan warga masyarakat tidak ingin di bodohi, di iming imingi dengan pemotongan dan pembebasan biaya masuk sekolah apapun Namanya, di lingkungan VGH sudah banyak berdiri sarana pendidikan berdiri diatas lahan pribadi (bukan Fasos fasum).

Kami sebagai pengurus dan warga masyarakat RW 046 merasa di adu domba yang bisa jadi,  jika tidak dengan cepat penolakan pembangunan gedung yayasan Insan Taqwa ini disampaikan, Kami semua akan menjadi korban kesalah fahaman, tambahnya.

Dari dasar dasar tersebut di atas kami tetap tegas "MENOLAK dan MENOLAK" pembangunan Gedung yayasan Insan Taqwa diatas lahan Fasos fasum yang dari awal alur jalur dan urutan perizinan pembangunan nya menyalahi aturan dan tata atur baik oleh Pemda kabupaten Bekasi ataupun dari sisi kewenangan pengurus RW 046, ulasnya.

Terakhir kata RW, Kami tidak menolak ijin Pembangunan Yayasan Insan Taqwa, Tetapi yang kami tolak adalah penggunaan lahan fasos fasum Blok BE RW 046, Seharusnya lahan tersebut digunakan untuk sarana sosial warga bukan untuk komersil bisnis, meraup keuntungan turun temurun Pemilik yayasan.

Kami sangat berterimakasih sekali bahwa yayasan Insan taqwa punya niat baik memajukan RW 046, Silahkan Bangun Yayasan di lahan hasil membeli sendiri bukan pakai Lahan fasos fasum tentunya harus menempuh jalur perizinan sesuai tata alur dan tata atur urutan perijinan, tutup Sudaryanto. (Ahr)