Tentang Kami Redaksi

Kolaborasi Jurnalis dan Publik Dalam Menyampaikan Suara Publik

Foto | Istimewa | ParlemenRakyat.com

Jakarta, ParlemenRakyat

Prinsip negara Demokratis salah satunya adalah memberikan ruang yang lebar bagi pers menjalankan tugas menyuarakan kepentingan publik secara kritis. Kritik kepada penyelenggara negara (watchdog) penting dilakukan untuk memastikan, penyelenggara negara menjalankan roda, pemerintahan secara akuntabel dan berorientasi pada kepentingan publik.

Pers memiliki tanggung jawab besar untuk mendorong akses keterbukaan informasi publik di satu sisi, dan di sisi lainnya menjamin perlindungan bagi para informan publik (whistleblower). Di Indonesia keterbukaan informasi dan perlindungan bagi whistleblower itu sendiri masih harus diperjuangkan.

Tidak sedikit whistleblower yang mempertaruhkan risiko pekerjaan, keluarga, bahkan nyawa untuk memberikan informasi terkait penyalahgunaan kepentingan publik. Banyak para pelapor kasus kejahatan kepentingan publik akhirnya mendapat ancaman keselamatan hingga sanksi hukum, ujar Eni Mulia, Direktur Eksekutif PPMN, di perpustakaan Nasional, Jakarta Pusat, Minggu (5/8/2018).

Festival lndonesiaLeaks 2018 digelar sebagai upaya untuk mempromosikan keberadaan sebuah platform digital lndonesiaLeaks.id bagi para informan publik. Platform ini beranggotakan 9 media massa dan 5 Civil Society Organization. lndonesiaLeaks adalah ajakan kolaborasi, jurnalis dan masyarakat, bersama membenahi negeri. Mulai dari melaporkan dan membongkar praktik korupsi di layanan publik, di sektor apa pun.

lndonesialeaks.id menjamin kerahasiaan identitas para pelapor kasus kejahatan publik. Untuk itu lndonesiaLeaks menggelar uji ketahanan sistem keamanan (tes penetrasi) platform melibatkan sejumlah hackers. Hasilnya akan menjadi bahan untuk terus memperbaiki keamanan lndonesialeaks agar lebih optimal melindungi identitas whistleblower, kata Eni.

Dengan komitmen tersebut diharapkan keberadaan indonesiaLeaks dapat mendorong keberanian dan inisiatif publik untuk mengungkap maupun mengadvokasi kasus-kasus yang terkait dengan penyalahgunaan kepentingan publik. Sekaligus diharapkan dapat sebesar-besarnya bermantaat untuk meningkatkan partisipasi dan perlindungan warga negara, yang berusaha mewujudkan transparansi dan pemerintahan yang bersih dan efektif melayani publik

IndonesiaLeaks bisa menjadi embrio Iahirnya kultur keterbukaan. Karena akan banyak orang berani menjadi whistleblower, membongkar praktik buruk dan jahat di lembaga publik atau di sekitarnya. Dalam pangka panjang, iklim semacam ini akan membantu kehidupan pers yang bebas, pemerintah yang lebih akuntabel, ujar Abdul Manan, Ketua AJl Indonesia. (Ahr)