Tentang Kami Redaksi

Kepatuhan Sukarela Wajib Pajak, Merupakan Kunci Keberhasilan Pemungutan Pajak

Foto | Istimewa | ParlemenRakyat.com



Jakarta, ParlemenRakyat

Dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun IKPI (Ikatan Konsultan Pajak Indonesia), bersama ini kami menyelengarakan Seminar Nasional dengan tema "KEPATUHAN SUKARELA WAJIB PAJAK, IKPI, DAN FISKUS MERUPAKAN KUNCI KEBERHASILAN PEMUNGUTAN PAJAK" di The Ritz-carlton Pasifik Place, SCBD, Jakarta. Rabu, 29 Agustus 2018.

IKPI adalah organisasi konsultan pajak yang sudah mapan, memiliki AD-ART. Koridor operasional, seperti AD-ART, Kode etik, standar operasional, dan merupakan assosiasi yang berkelas dunia. IKPI telah menjadi anggota dan berperanserta secara aktif dalam Organisasi konsultan pajak internasional, kata Bapak Kismantoro Petrus, Sekretaris Umum Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) disela Seminar Nasional Perpajakan Ulang Tahun ke 53 IKPI di Ritz Carlton.

Seperti halnya dengan organisasi konsultan pajak yang bertaraf internasional di Negara Iain, IKPI juga berperan serta sebagai mitra otoritas perpajakan di negaranya yakni Indonesia. IKPI te|ah secara formal telah menjadi mitra Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yakni dengan penandatangan MoU dengan DJP.
Hari ini IKPI merayakan Ulang Tahun ke 53. Pada usia 53 tahun, IKPI telah memiliki anggota yang memiliki ijin praktek dari Direktorat Jenderal Pajak sebanyak 3.836 orang yang tersebar di seluruh Indonesia.

Untuk merayakan ulang tahun ke 53 IKPI menyelenggarakan Seminar Nasional dengan tema Kepatuhan Sukarela Wajib Pajak, IKPI dan Fiskus merupakan Kunci Keberhasilan Pemungutan Pajak.

Seminar Nasional ini adalah merupakan bukti nyata bahwa IKPI adalah mitra DJP. IKPI selalu menginginkan adanya pengetahuan perpajakan yang terkini dan DJP melayaninya dengan memberikan lnformasi tentang perpajakan terkini dan memfasilitasi Narasumber yang paling kompeten, yakni para Direktur atau pejabat yang terkait dengan pelaksanaan kebijaksanaan DJP.

Dengan Seminar Nasional ini diharapkan sebagian besar anggota IKPI memahami tentang Big Data Perpajakan, Pengolahan Big Data Perpajakan, Pengumpulan data tambahan. pengolahan data perpajakan, serta pemanfaatannya dalam pengawasan kewajiban perpajakan dan pelaksanaan penegakan hukum pajak.

Dengan diterbitkannya Undang-Undang Nomor 9 Tahun 20l7 tentang Akses Informasi Perbankan untuk Kepentingan Perpajakan merupakan wujud komitmen Pemerintah dalam melakukan usaha intensifikasi dan ekstensifikasi perpajakan untuk mengamankan penerimaan negara dan mencegah penghindaran pajak.

Komitmen Pemerintah ini juga diwujudkan dengan mengikuti kerja sama internasional dalam pertukaran informasi secara otomatis dan membangun infrastruktur teknologi informasi yang mampu mengolah big data Wajib Pajak agar bermanfaat bagi pemungutan pajak.

Wajib Pajak dan Konsultan Pajak anggota IKPI pasti harus mengetahui bagaimana pemanfaatan big data oleh Direktorat Jenderal Pajak dalam pengawasan kepatuhan Wajib Pajak, pemeriksaan dan penyidikan pajak serta bagaimana Wajib Pajak harus memenuhi kewajiban perpajakannya.

IKPI sebagai mitra DJP dan Wajib Pajak sangat perlu mengetahui latarbelakang aturan dan kebijakan perpajakan yang ada. Oleh karena itu infomasi dari narasumber yang kompeten sangat penting dalam peningkatan kemampuan perpajakan dan menjaga kualitas profesionalisme para anggota IKPI.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia Seminar Nasional Perpajakan Edi Faisal mengatakan, terselenggaranya Seminar Nasional dengan tema yang relevan dengan dinamika kebijakan perpajakan terkini, diharapkan dapat meningkatkan hubungan yang positif antara Wajib Pajak, IKPI dan Direktorat Jenderal Pajak sehingga tercipta sinergi yang mempercepat peningkatan kepatuhan sukarela Wajib Pajak untuk membayar pajak demi pembangunan bangsa dan negara tanpa menimbulkan effek ketidakpuasan.

IKPI juga mengundang beberapa tamu kehormatan yang mewakili dunia usaha dan profasional untuk memberi (estimoni terkait pengalaman selama berhubungan dengan otoritas pajak. Testimoni diharapkan dapat menimbulkan sebagai masukan bagi pihak ojk dan IKPI sebagai partner Wajib Pajak supaya semalun bisa berperan lebih baik dalam mendukung upaya pemerintah mencapai keberhasilan pemungutan pajak. Peserta seminar IKPI dihadiri sekitar 2000 peserta. (Ahr)