Tentang Kami Redaksi

AKTIVIS MUHAMMADIYAH LAUNCHING RUMAH INDONESIA BERKEMAJUAN

Foto | Istimewa | ParlemenRakyat.com



Jakarta, ParlemenRakyat

Mencermati perkembangan situasi dan kondisi politik jelang Pemilu 2019 yang semakin dinamis dan kebutuhan menyikapinya, baik secara moral maupun politik, diperlukan kehati-hatian, kebijaksanaan dan langkah-langkah yang etis agar bangsa ini tidak terjebak dan semakin terseret dalam isu-isu yang menjauhkan jati diri bangsa sebagai manusia yang produktif, membangun dan maju, ujar Ketua Umum Rumah Indonesia Berkemajuan, M. Khoirul Muttaqin.

"Keragaman pandang dan kebebasan hak berpolitik adalah aset besar bagi Muhammadiyah untuk turut mewarnai dan berkontribusi secara konstruktif bagi proses penempaan demokrasi yang sehat dan pembangunan yang adil dan berkelanjutan," Khoirul saat jumpa pers di Bumbu Desa, Cikini, Jakarta, Selasa (9/10/2018).

Dia mengungkapkan, atas berbagai pertimbangan tersebut diatas maka kami para aktivis muda Muhammadiyah sepakat secara bersama-sama untuk menyampaikan sikap dan langkah politik sebagai berikut:

Pertama, Kami menyatakan cukup puas dengan kinerja pemerintahan Presiden Jokowi dan Kabinet Indonesia Kerja yang telah bekerja keras mewujudkan pembangunan hingga ke ujung tanah air.

Kedua, Kami telah membaca keberlanjutan rencana strategis antara periode I pemerintahan Presiden Jokowi yang menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur sebagai landasan bagi periode II (jika Presiden Jokowi terpilih kembali) dengan menitikberatkan pada pembangunan sumberdaya manusia. Ini menunjukkan Presiden Jokowi bersama Kabinet Indonesia Kerja berusaha fokus dan konsisten untuk membangun dan memajukan bangsa dan negara.

Ketiga, Kerjasama pemerintahan Presiden Jokowi dengan Muhammadiyah di seluruh bidang, utamanya dalam pembangunan pendidikan, kesehatan dan ekonomi cukup baik dan perlu ditingkatkan untuk mendorong terwujudnya lndonesia yang maju dan berkemajuan.

Keempat, Penghargaan Presiden Jokowi atas usulan NAWACITA Jilid 2 dari Ketua Umum PP Muhammadiyah, Dr. H. Haedar Nashir, M.Si juga menjadi tanggung jawab kami sebagai kader Muhammadiyah dan bangsa untuk mengawal kebijakan strategis tersebut.

Kelima, dengan semangat memperbaiki, menyempurnakan dan melanjutkan proses pembangunan nasional maka kami bersepakat uhtuk mendukung, mengawal, memperjuangkan dan memenangkan pasangan capres-cawapres Ir. H. Joko Widodo bersama KH. Ma’ruf Amin dalam Pemilu 2019.

Keenam, membentuk wadah bagi kader dan simpatisan Muhammadiyah atau kalangan islam modernis dengan nama RUMAH INDONESIA BERKEMAJUAN. (Ahr)