Tentang Kami Redaksi

Menag dan Menkeu Luncurkan Beasiswa Santri

Foto | Istimewa | ParlemenRakyat.com

Parlemenrakyat.com @ Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bersama Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meluncurkan program beasiswa untuk santri. Peluncuran beasiswa yang dikelola Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) digelar di auditorium KH.M Rasjidi Kemenag RI, Jalan MH Thamrin Jakarta Pusat, Senin (12/11) sore.

Program beasiswa ini ditujukan bagi santri untuk menempuh pendidikan jenjang magister dan doktoral di dalam dan luar negeri dengan sasaran peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan yang aktif di pondok pesatren selama minimal tiga tahun.

Menkeu Sri Mulyani mengatakan, melalui program yang dikelola LPDP ini santri yang terpilih bakal mendapat kesempatan menempuh pendidikan Magister (S2) dan Doktoral (S3). "Hari ini saya bahagia kita berhasil meluncurkan hal yang sebetulnya merupakan keputusan yang dibuat waktu sidang kabinet," kata Sri Mulyani.

Sementara itu Menag Lukman mengatakan program beasiswa santri ini menjadi sejarah baru karena menjadi peluang untuk mengembangkan pondok pesantren. Menurutnya ini merupakan upaya pemerintah memberikan perhatian lebih ke pondok pesantren. "Ini prosesnya cukup lama, perjuangan agar santri bisa mendapatkan porsi khusus untuk bisa mendapatkan LPDP. Tahap pertama 100 santri bisa melanjutkan S2 dan S3," katanya.

Adapun kriteria santri yang boleh mengikuti program ini adalah yang aktif sebagai peserta didik, pendidik, dan/atau tenaga kependidikan di pondok pesantren minimal 3 tahun terakhir. Selain itu, alumni Program Beasiswa Santri Berprestasi (APBS) yang pada saat mendaftar aktif dalam pengembangan Pondok Pesantren minimal 3 tahun terakhir.

Kriteria lain, pondok pesantren yang bersangkutan harus terdaftar dalam list Kemenag. Pendaftaran mulai dibuka pada 15 November hingga 31 Desember 2018. Kuota yang dibuka untuk 2018 adalah 100 orang baik untuk S2 maupun S3.