Tentang Kami Redaksi

FTJ 2018 di TIM Memasuki Tahun ke 46

Foto | Istimewa | ParlemenRakyat.com

Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) di bawah dukungan Dinas Pariwisata dan Budaya Provinsi DKI Jakarta secara rutin menggelar Festival Teater Jakarta (FTJ) di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jalan Cikini Raya 73, Jakarta Pusat. Bahkan FTJ tahun 2018 ini akan memasuki usia yang ke 46 tahun.

FTJ yang berlangsung 19-29 November 2018 dan bertempat di Gedung Teater Kecil TIM mengusung tema Generasi Z atau Gen Z. Generasi ini merupakan suatu bungkusan industri masa kini untuk menjelaskan kondisi hidup masyarakat yang terpaut dengan pertumbuhan dan perkembangan teknologi digital.

Selama 10 hari tersebut, ada banyak acara yang akan ditampilkan seperti pertunjukan 15 grup finalis teater yang dipilih dari 5 wilayah di DKI Jakarta. Pertunjukan masing-masing grup teater tersebut dimulai pada 20 November sampai dengan 27 November.

Adapun 15 grup teater yang dimaksudkan itu ialah Teater Tema Gunadarma, Lab Aktor Jakarta, Teater Matahari Hujan, Teater Jannien, Sindikat Aktor Jakarta, Teater Marooned, Actor Society, Teater Lebah, Teater Petra, Teater Karakter, Teater Semut UNSADA, Sanggar Teater Jerit, Pandu Teater, Teater Nusantara, Sanggar Teater Biru, dan Teater Hijrah.

Tidak hanya itu, FTJ 2018 ini juga akan diisi dengan Diskusi Pertunjukan “Cut Out” dan “Cuy” yang berlangsung pada 19 November 2018 pukul 15.00 - 17.00 WIB bertempat di Lobi Teater. Selain itu juga akan ada diskusi publik dengan tema "Generasi Z dan Untuk Siapa Regenerasi?", yang akan berlangsung pada 21 November 2018 pukul 16.00-18.00 WIB di Lobi Teater Kecil.

FTJ 2018 secara resmi dibuka oleh Plt. Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Provinsi DKI Jakarta, Asiantoro. Dia mengatakan, tujuan utama dari FTJ 2018 ini diadakan ialah untuk meregenerasi aktifisme teater di Jakarta. Hal penting lainnya yang juga ingin dicapai dari diselenggaranya FTJ ini ialah untuk mendistribusikan pengetahuan maupun pencapaian estetika kepada publik.

Dengan demikian, terciptalah suatu publik yang memiliki kepedulian dan minat terhadap dunia teater. Asiantoro juga mengatakan, para seniman termasuk seniman teater kini sudah lebih baik dan lebih dipandang masyarakat. Karena itu, orang tua tidak perlu ragu, jika memiliki anak yang ingin mengembangkan bakat seninya.

Pada acara penutupan juga dihelat Malam Anugerah Pemenang FTJ 2018. Dalam acara penutupan ini akan ada pertunjukan tentang “Cuy, gimana buat nolong elu pindah dari zaman bb ke zaman z?” yang disutradarai oleh Yola Yulfianti. Acara penutupan ini akan diadakan di Teater Jakarta pukul 19.00-23.00 WIB.