Tentang Kami Redaksi

32 Juta Orang Terancam Hilang Pekerjaan

Foto | Istimewa | ParlemenRakyat.com

Parlemenrakyat.com@ 32 juta orang di tanah air terancam kehilangan pekerjaan akibat dampak digital ekonomi, melalui revolusi 4.0. Demikian disampaikan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal.

"Ini akan terjadi mulai tahun 2020. Salah satu jenis pekerjaan yang terancam adalah penjaga jalan tol, mereka diganti dengan mesin," kata Iqbal kepada pers di Jakarta, Rabu (26/12) menyampaikan catatan dan evaluasi akhir tahun 2018 KSPI.

Menurut Iqbal, saat ini mulai terjadi gelombang pemutusan tenaga kerja (PHK) sebagai dampak revolusi industri 4.0. Selaom itu juga perusahaan mulai mengganti tenaga manusia dengan robot. "Ada proses robotisasi," kata Iqbal.

Dalam kesempatan ini catatan dan evaluasi akhir tahun KSPI juga mengungkapkan berbagai masaah terkait TKA, PHK, Upah dan Daya Beli, BPJS Kesehatan, Outsourcing, Pemagangan, dll, dalam Perspektif Pilpres dan Pileg 2019.*

Iqbal juga menyesalkan harga pangan semakin melambung, sehingga berdampak daya beli masyarakat termasuk para buruh menurun. "Harga-harga naik, daya beli buruh turun," tandad Iqbal.

Terkait BPJS Kesehatan, Iqbal menyayangkan penanganan pemerintah dalam masalah ini, karena setiap tahun defisit. "Kalau tiap tahun defisit artinya gagal," ujarnya.