Tentang Kami Redaksi

Wenny Erwantika Ingin Tingkatkan Kapasitas Perempuan dalam Bidang Ekonomi

Foto | Istimewa | ParlemenRakyat.com


Jakarta, ParlemenRakyat

Calon Legislatif (Caleg) Partai Gerindra Wenny Erwantika Sadikin bertekad, akan meningkatkan kemampuan perempuan dalam dibidang ekonomi. Hal tersebut dilakukan dengan memberikan keterampilan pada perempuan di daerah pemilihannya.

"Partai Gerindra ingin meningkatkan kapasitas perempuan dalam bidang ekonomi, tentunya kita ingin meningkatkan perempuan dengan memberikan pelatihan atau keterampilan dan informasi buat mereka. Apalagi perempuan dalam keluarga sangat berat karena menjadi tumpuan tiang keluarga," kata Wenny Erwantika, Caleg DPRD DKI Jakarta Partai Gerindra Dapil II meliputi, Cilincing, Koja, dan Kepulauan Seribu saat diwawancarai di Jakarta, Sabtu (12/1/2019).

Dia mengakui, saat berkunjung ke Jakarta Utara, dirinya melihat langsung bahwa taraf hidup masyarakat disana banyak dibawah standar daripada wilayah lain, dan mereka sangat berharap sekali ada keterwakilan perempuan, karena mereka kurang diperhatikan.

"Seperti yang menjadi kepedulian pak Prabowo dan Bang Sandi secara otomatis persoalan utama pada perekonomian, kita tanyakan juga, ibu-ibu harga barang mahal gak? Mahal, mencari kerja susah gak? Susah. Belum lagi harga bahan pokok naik," ucap Wenny.

Menurut dia, itu semua menjadi hal utama yang harus pikirkan, bagaimana menciptakan lapangan pekerjaan dan bukan harus menjadi seorang karyawan. Sekarang saja lapangan pekerjaan terbatas, lebih banyak kebutuhan dari pada ketersediaan lapangan pekerjaan.

"Itulah caranya kita membuka lapangan pekerjaan dengan pelatihan-pelatihan. Seperti yang sudah kita lakukan misalnya kita pernah membuat sabun cuci piring. Pelatihnya dari POC, mereka memberikan pelatihan kita menyiapkan bahan-bahanya supaya menjadi industri mereka secara otomatis. Karena Kalau kita tidak kasih mereka membuka, apa sih yang bisa mereka lakukan," papar Wenny.

"Saya banyak melihat beberapa tempat, mereka itu membuat saya terenyuh. Seperti mengerjakan entah dari pabrik Chiki atau pabrik pakaian yang hanya memasukkan sesuatu barangnya dan hanya dibayar Rp7 ribu atau Rp13 ribu. Itu menurut saya nggak masuk akal tetapi mereka tidak dapat memilih, daripada nggak dapat uang sama sekali lebih baik mereka menerima," tambahnya.

Tetapi menurut saya itu bukan jalan keluarnya, kita juga bisa membuat mereka dapat bekerja dengan memberikan pelatihan-pelatihan. Contohnya kita kasih pelatihan bagaimana meningkatkan bisnisnya, dan banyak dari mereka sudah tergabung ke dalam Ok OC, di DKI sudah ada pameran-pameran dan dari anggota Ok Ok kita ajak, tutur Wenny.

Wenny melanjutkan, walaupun belum sepenuhnya yang dapat dilakukan oleh pihaknya, tetapi dirinya sebagai calon legislatif akan menjadi ujung tombaknya. “Pada masyarakat, kami siap menerima dan menampung aspirasi mereka, bagaimana caranya agar mereka bisa mempercayai pada kami,” pungkasnya. (Amhar)