Tentang Kami Redaksi

DI TENGAH BRAND BESAR INDUSTRI SEPATU LOKAL JUSTRU TERANGKAT PRODUKSINYA

Foto | Istimewa | ParlemenRakyat.com

Jakarta, ParlemenRakyat

Adanya brand besar yang melakukan produksi di Indonesia, justru dapat membantu memberikan nilai devisa negara dan meningkatkan jumlah ekspor dalam negeri.

Di tengah penguatan kurs dollar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah ternyata membawa keberuntungan bagi pelaku industri sepatu golongan Industri Kecil Menengah (IKM) yang mengandalkan bahan lokal, misalnya kulit, mereka tentu berkemungkinan meraih untung.

Hanya saja, Leny Sulaiman Sekertaris Jendral Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) mengatakan secara nilai segmen tersebut masih kecil dibawah 10% dari total ekspor sepatu Indonesia.

Jika melihat perkembangan ekspor alas kaki Indonesia dari tahun 2018 lalu mencapai angka 4,526 miliar euro atau naik 7.96% tahunan. Pada tahun 2015 Indonesia berada di angka 4,060 miliar euro, meningkat menjadi 4.192 euro di tahun 2016.

Direktur Alas Kaki & Tekstil Kemenprin Mudhori mengatakan adanya brand besar yang melakukan produksi di Indonesia, justru dapat membantu memberikan nilai devisa negara dan meningkatkan jumlah ekspor dalam negeri.

"Selain itu juga dapat mengurangi pengangguran terutama masyarakat di lingkungan pabrik, sebagai tempat produksi sepatunya," katanya di JIEX (4/4/2019)

Sehingga, lanjut dia, hal itu dinilainya sangat positif sekali sebab berarti kualitas sepatu produksi dari Indonesia sudah diakui dunia. (Ahr)