Tentang Kami Redaksi

4,5 Tahun Keluhan & Tantangan Pelaku Usaha Kecil Sampai Besar

Foto | Istimewa | ParlemenRakyat.com



Jakarta, ParlemenRakyat

Menindaklanjuti Deklarasi APNAS 28 Maret 2019 yang diprakarsai oleh Erwin Aksa dan Suryani Motik di Djakarta Theater lalu, para Pengusaha yang tergabung dalam Aliansi Pengusaha Nasional (APNAS) merasakan dampak negatif pembangunan ekonomi selama 4,5 tahun ini.

Beragam masalah juga dihadapi oleh para pengusaha di Jakarta yang terkena imbasnya karena kebijakan nasional yang tidak pro terhadap Pengusaha di sektor swasta. APNAS Regional Chapter Jakarta ingin menjembatani keluh kesah para anggotanya tesebut dalam wadah bersama dan berusaha menyuarakannya agar menjadi concern bersama.

Terkait hal tersebut, APNAS mengadakan kegiatan diskusi bareng aliansi pengusaha nasional DKI Jakarta bertema "4,5 tahun curhatan pelaku usaha : Realita dan Derita Pengusaha Kecil sampai Besar" yang diadakan pada Senin 9 April 2019 ditempat Hotel Century Park Senayan Jakarta pukul 15:00 18:00.

Acara diisi oleh para pengamat ekonomi dan bisnis terkemuka serta para Pengusaha yang sudah lama berkiprah dan yang mewakili kelompok pengusaha millenial seperti: Rizal Ramli (ex. Menko Maritim), Erwin Aksa (penggagas Apnas), Suryani Motik (pengusaha ekspor-impor), Wisnu Wardhana (pengusaha sawit & energi), Pria Djan (pengelola Tanah Abang), Amran Nukman (pengusaha properti), Randi Wibawa (praktisi hukum), Muhammad Assad (pelaku start-up & teknologi)

Penggagas sekaligus Ketua Umum APNAS, Erwin Aksa mengungkapkan, APNAS dengan bangga menyuarakan aspirasi dan jeritan para Pengusaha DKI Jakarta khususnya, dan para Pengusaha seluruh Indonesia pada umumnya. Agar pemerintahan selanjutnya dapat menggandeng para Pengusaha untuk turut serta dalam pembangunan negara.

"Agar sektor swasta tidak hanya sebagai penggembira diantara pembangunan yang hanya dikuasai oleh BUMN atau bahkan oleh Asing," tambahnya.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama Muhammad Assad, Ketua Umum APNAS DKI Jakarta yang juga adalah pelaku star-up & teknologi dan selaku penyelenggara kegiatan menyampaikan, bahwa APNAS sangat mendukung pemerintahan yang dapat membawa negara ini ke arah Adil dan Makmur.

"Serta merangkul para Pengusaha, khususnya Pengusaha Muda yang ada di DKI dan Indonesia agar pertumbuhan ekonomi ini dapat dirasakan dari Barat sampai Timur Indonesia," tambahnya

APNAS juga mengajak para Pengusaha lebih kritis dalam menyikapi setiap kebijakan yang diambil pemerintah serta mendorong arah pembangunan yang sehat dan jauh dari KKN. Sikap kritis diambil karena menginginkan Indonesia yang adil dan makmur, "ujar" M. Assad. (Ahr)