Tentang Kami Redaksi

Berturut-turut, dan ini Agun Keenam Kalinya Lolos ke DPR RI

Foto | Istimewa | ParlemenRakyat.com

Jakarta, ParlemenRakyat


Berdasarkan perhitungan suara akhir di dapil, Agun Gunandjar Sudarsa (AGS) dipastikan lolos ke Senayan untuk keenam kalinya dari daerah pemilihan (dapil) Jawa Barat 10 mencakup Kuningan, Pangandaran, Banjar dan Ciamis.

"Perhitungan di dapil Jabar 10 untuk Pileg 2019 sudah selesai. Alhamdulillah terpilih kembali untuk yang keenam kalinya secara berturut-turut mulai pemilu 1997 di Partai yang sama, Partai Golkar," ucap Agun kepada media, Jumat (3/5/2019).

Di dapil Jabar 10, mantan ketua Komisi II DPR bukan berarti tidak mendapat kesulitan. Dia harus bersaing ketat dengan rekan sesama partai maupun caleg partai lain. Di dapil itu, Golkar hanya mendapat 1 dari 7 kursi yang diperebutkan.

Total suara yang dikumpulkan Golkar di dapil Jabar X melalui caleg-caleg adalah 173.415 suara. Lantaran Agun mendapat suara tertinggi di Golkar (59.045 suara), maka dia yang berhak atas jatah 1 kursi dari Golkar tersebut.

"Terima kasih kepada semua rekan dan sahabat yang telah turut membantu dan mendoakan. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberi bimbingan dan petunjuknya," ucapnya, Agun bersyukur.

Menjadi anggota DPR dengan wewenang legislasi, budgeting, dan pengawasan, Agun mengatakan fokus 5 tahun ke depan akan menata kualitas SDM melalui berbagai kebijakan regulasi dan program baik di MPR dan DPR. Sejatinya kata Agun, negara proklamasi 1945, Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika adalah niscaya menuju negara bangsa yang maju, sejahtera dan bersatu.

"Kemudian, membuat kebijakan dan program dan anggaran yang pro rakyat, yang tersebar di desa-desa dari Sabang sampai Merauke. Mereka harus dapat perhatian dan kucuran APBN yang lebih, selain mencukupi sandang, pangan dan papan, tapi juga mampu jadi pelaku-pelaku ekonomi dan pembangunan," ujarnya.

Faktor Capres dan Soliditas, Agun juga menjelaskan, bahwa evaluasi Pemilu 2019, dimana Agun yang turut merancang UU Pemilu menilai Pileg dan pilpres yang disatukan membawa dampak sangat kuat terhadap pemenangan caleg maupun capres-cawapres.

Ada dua syarat untuk menang di Pileg dan Pilpres, pertama komitmen dalam mengusung capres-cawapres, kedua soliditas partai. Jika kedua syarat ini dijalankan, maka kemenangan capres berbanding lurus dengan kemenangan parpol.

"Kita bisa lihat pada kemenangan Kota Banjar paslon 01 menang 53 persen dan Golkar juara ke satu. Begitu juga kemenangan 01 di Kabupaten Pangandaran Golkar juara kedua, PDIP juara kesatu," terang Agun.

Demikian halnya dengan kemenangan paslon 02 di Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Ciamis. Agun harus mengakui konsistensi dan soliditas perjuangan partai-partai pengusung 01 jauh lebih baik.

"Saya harus akui ini pembelajaran berharga buat urus partai ke depan yang lebih baik, yang harus mau dan mampu bergotong royong dan sinergi mulai pusat sampai desa," tutupnya. (Ahr)