Tentang Kami Redaksi

Rombongan Amirul Hajj Berangkat 30 Juli 2019

Foto | Istimewa | ParlemenRakyat.com

Parlemenrakyat.com @ Seperti tahun sebelumnya, Amirul Hajj Indonesia dipimpin oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Menurut Plt Kepala Biro Humas Data dan Informasi Kementerian Agama (Kemenag), Ali Rokhmat, direncanakan Rombongan Amirul Hajj akan berangkat ke Arab Saudi pada 30 Juli 2019, dan akan kembali ke tanah air pada 18 Agustus 2019.

Adapun susunan Rombongan Amirul Hajj Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1440H/2019M.
Amirul Hajj : Lukman Hakim Saifuddin (Menteri Agama), Naib Amirul Hajj: A. Bunyamin Ruhiyat (PBNU); dan M. Busyro Muqaddas (Muhammadiyah), Sekretaris : Muchlis M. Hanafi (Kemenag).

Anggota : Hamid Balfas (Al Irsyad Al Islamiyah), Yusnar Yusuf Rangkuti (Al Washliyah), Imam Addaruqutni (DMI), Hamzah Harun Al Rasyid (UIN Alauddin Makassar), Rofiqul Umam Noeril Huda (MUI), Umar Al Haddad (Rabithah al Alawiyah), Ali Machfudon Abdillah (JATMAN), dan Pattiselano Roberth Johan (Kemenkes). Staf Sekretariat : Ahmad Zayadi (Kemenag), dan Khoirul Huda Basyir (Kemenag).

Terkait dengan pemberangkatan jamaah haji, Ali Rokhmat mengatakan, gelombang kedua jamaah haji asal Indonesia mulai diberangkat ke Tanah Suci pada 20 Juli 2019. Mereka yang akan diberangkatkan itu sebanyak 121.416 orang, termasuk para petugas kelompok terbang (kloter). "Gelombang kedua akan diberangkatkan pada 20 Juli-5 Agustus 2019 (17-25 Dzulqadah 1440H). Di semua embarkasi haji karena itu lanjutan, hanya penurunan jamaah melalui bandara Jeddah," kata Ali di Jakarta, baru-baru ini.

Calon jamaah haji gelombang kedua ini akan mendarat di Bandara King Abdul Aziz di Jeddah. Adapun sebelumnya, gelombang pertama mendarat di Bandar Udara Internasional Pangeran Mohammed bin Abdul Aziz di Madinah.

Ali mengungkapkan, tiap calon jamaah haji juga dianjurkan untuk mengenakan pakaian ihram sejak dari embarkasi. Sebab, seiring waktu kedatangan jamaah dari berbagai negara membuat bandara di Arab Saudi semakin padat. Kebijakan pemerintah Arab Saudi juga menetapkan agar tiap jamaah tidak berlama-lama di bandara. Belum lagi faktor cuaca pada siang hari yang dapat sangat panas.

"Jamaah yang enggan kenakan kain ihram akan diberikan edukasi, bahwa setelah turun nanti dari pesawat tidak lagi bisa berlama-lama mengganti pakaian ihram di bandara di Saudi, karena untuk mempercepat proses mobilisasi jamaah ke pemondokan di Makkah," tambahnya.

Ali Rohmat juga mengatakan, bahwa Kementerian Agama terus berkomitmen meningkatkan pelayanan informasi haji kepada jamaah dan masyarakat. Selain meningkatkan jumlah petugas yang mengurus tentang informasi haji, pihaknya juga melibatkan para jurnalis membantu mengabarkan berita-berita terkini terkait pelaksanaan ibadah haji.

Terkait tuntutan akan keterbukaan informasi haji, sebut Ali Rohmat, Kemenag RI selain membangun layanan haji berbasis computer yakni Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) juga membuka Layanan Haji Pintar dan layanan melalui Twitter selama 24 jam. Hal itu untuk peningkatan pelayanan informasi haji. Harapannya, kebutuhan akan informasi haji terpenuhi sesuai keinginan para jamaah haji dan masyarakat.