Tentang Kami Redaksi

Menyikapi Isu Terkini, KAMMI Siap! Turun Jalan

Foto | Istimewa | ParlemenRakyat.com


Jakarta, ParlemenRakyat

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) se-Jabodetabek, hari ini Rabu 25 September 2019 menggelar konsolidasi di Bilangan, Jakarta Selatan. Hadir perwakilan dari berbagai Pengurus KAMMI Daerah Tangsel, Bekasi, Bogor, Depok, dan Pengurus Wilayah DKI Jakarta.

Konsolidasi bertujuan untuk menyatukan persepsi terhadap beberapa isu yang sedang marak belakangan ini di Indonesia. Termasuk diantaranya terkait dengan RKUHP yang memasukkan pasal penghinaan Presiden, Pelemahan KPK, dan adanya anasir ORBA di dalam Pemerintahan Jokowi.

Ketua Umum KAMMI DKI Jakarta, Jimmy Juliand, menyampaikan bahwa Kita menolak pasal-pasal karet yang rentang digunakan penguasa untuk mengkriminalisasikan aktivis mahasiswa ataupun masyarakat yang bersikap kritis.

Selain itu juga Ketua Umum terpilih KAMMI Tangsel, Arsandi menyampaikan kekecewaan terhadap pelemahan KPK. "Kami kecewa Jokowi mengawali periode kedua dengan pelemahan KPK" tegas Arsandi. "ini sama saja seperti kita kembali ke zaman ORBA yang koruptif", sambungnya.

Di kesempatan yang sama Ketua Umun KAMMI Bekasi, Egi Gustiana mengatakan bahwa akan melawan anasir ORBA yang sekarang melingkari istana. "Hari ini masih ada anasir ORBA yang duduk di dalam istana," kata Egi. "Kita harus melawan itu, karena dapat merusak cita-cita Reformasi," tegasnya.

Ketua Umum KAMMI Depok, Ichsan Nusapati kemudian mengajak seluruh Mahasiswa untuk melawan segala potensi kebangkitan Neo ORBA dalam Pemerintahan Jokowi. "Seluruh aktivis mahasiswa jangan sampai membiarkan potensi terhadap bangkitnya Neo ORBA, kita harus lawan jika ada potensi itu di tubuh Pemerintahan Jokowi," tegas Ichsan.

Sebagai pernyataan penutup, Bahruddin Ketua Umum KAMMI Jakarta Selatan mengatakan "Kami akan mengawal isu ini, jika perlu hingga aksi turun ke jalan"." (Ahr)