Tentang Kami Redaksi

Gubernur Lemhannas Sampaikan Kuliah Umum di UI

Foto | Istimewa | ParlemenRakyat.com

Parlemenrakyat.com @Bertempat di Kampus UI Salemba, Jakarta Pusat, Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Letjen TNI (Purn.) Agus Widjojo menyampaikan kuliah umum bertajuk "Strategi Pertahanan dan Keamanan Nasional dalam menghadapi Proxy War".

Kuliah umum diselenggarakan Ikatan Alumni Universitas Indonesia Sekolah Pascasarjana, Jumat (27/9/2019) diikuti kalangan akademisi dan aktifis. Hadir Ketua Umum Iluni UI SPs Audry G. Tangkudung.

Agus Widjojo memaparkan, dalam sistem keamanan nasional TNI dan Polri tidak bisa memutuskan dirinya sendiri. Karena Panglima TNI dan Kapolri tidak memegang mandat politik.

"Yang dititipkan mandat adalah pejabat politik, kalau di pusat presiden, kalau di daerah kepala daerah," ujar Agus.

Analognya lanjut dia, Panglima TNI ibarat sopir, yang punya mobil majikan yaitu Presiden. Panglima menjalankan alat perang atas perintah Presiden.

Misalnya, ada tentara Cina nyaplok Kalimantan Barat, yang salah bukan pemerintah Kalbar tapi presiden, karena pertahanan menjadi tanggung jawab nasional yaitu presiden. "Perang alat politik untuk tujuan politik," ujar Agus.

Bicara soal proxy, Agus mengatakan, proxy itu adalah sebuah strategi untuk menaklukkan musuh. Ada berbagai macam proxy. Proxy ini, kata Agus, sudah lama dikenal negara dunia.

“Negara-negara berkembang zaman dulu menggunakan proxy sebagai strategi melumpuhkan lawan. Dulu waktu zaman penjajah, Belanda menggunakan politik proxy yaitu adu domba,” paparnya.