Tentang Kami Redaksi

Komjen Listyo Sigit Calon Kapolri

Foto | Istimewa | ParlemenRakyat.com



Menjelang purna tugas Jenderal Idham Azis sebagai Kapolri pada Januari 2021, sudah bermunculan sejumlah nama calon kapolri diantaranya adalah Kabaharkam Polri Komjen Agus Andrianto, Kabaintelkam Polri Komjen Rycko Amelza Daniel, Kepala BNPT Boy Rafli Amar dan Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit.

Parlemenrakyat memprediksi nama Komjen Listyo Sigit sebagai calon kuat Kapolri.

Mengapa?kendati Komjen Listyo Sigit bukan karena kedekatannya dan pernah menjabat ajudan pribadi atau ADC Presiden Jokowi.

Namun sepak terjang Komjen Listyo Sigit sebagai insan Bhayangkara tidak diragukan lagi.

Pada waktu menjabat Kapolsek Tambora, Listyo Sigit menjaga dan memelihara kamtibmas, sehingga masyarakat Tambora merasa aman dan nyaman dari gangguan kamtibmas.

Sementara pada waktu menjabat Kapolda Banten, Brigjen Listyo Sigit pernah ditolak masyarakat Banten karena Abituren Akpol 1991 ini beragama non muslim. Namun penolakan tersebut tidak terlalu lama, Brigjen Listyo Sigit menjalin komunikasi dan silahturahmi dengan para alim ulama di Banten.

Dan Listyo Sigit selalu menjaga dan memelihara kamtibmas di Banten. Sehingga masyarakat di Banten menjadi aman dan nyaman.

Komjen Listyo Sigit saat ini menjabat Kabareskrim Polri,merupakan calon kuat Kapolri pengganti Jenderal Idham Azis.

Terkait Komjen Listyo Sigit beragama non muslim, Wakil ketua Komisi III DPR H Sahroni mengatakan tidak ada aturannya calon kapolri beragama muslim tapi calon kapolri bisa menjaga dan memelihara kamtibmas di Indonesia.

" Polri bukan lembaga dakwah, Polri adalah instrumennya negara untuk kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat). Jadi menurut saya, enggak masalah selama kapabilitasnya bagus," kata H Sahroni.

Berdasarkan pasal 11 ayat (1) dan ayat (6) UU No.2 Tahun 2002 Tentang Polri disebutkan tidak adanya calon kapolri beragama muslim.

Bunyi pasal 11 ayat (1) itu adalah Kapolri diangkat dan diberhentikan oleh Presiden dengan persetujuan DPR.

Dan ayat (6) berbunyi calon kapolri adalah perwira tinggi Polri yang masih aktif dengan memperhatikan jenjang kepangkatan dan karier.

Seandainya Komjen Listyo Sigit lulus uji kelayakan dan kepatuhan serta disetujui komisi III DPR dan dilantik Presiden sebagai kapolri, Komjen Listyo Sigit bukan pertama kali yang menjabat kapolri beragama non muslim.

Namun Jenderal Pol (Purn) Budi Darmo beragama non muslim yang menjabat Kapolri 1974-1978.(ALEX)