Tentang Kami Redaksi

LDNU Launching Muslimapp.id

Foto | Istimewa | ParlemenRakyat.com

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) HA Helmy Faishal Zaini menyebut organisasi masyarakat yang tidak menjadikan sosial media sebagai platform di dalam dakwahnya, akan menjadi fosil sejarah.

"Saat ini masyarakat berubah, dari ruang yang serba fisik, sekarang serba siber. Artinya, ketika kita menganggap transformasi digital tidak sebagai pilihan maka kita akan menjadi masyarakat yang ketinggalan," kata Sekjen Helmy pada peluncuran wajah baru startup aplikasi Muslimapp.id di Gedung PBNU Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, Senin (12/4).

Helmy mengatakan senang bahwa pada hari ini, Muslimapp.id sebagai platform digital memberikan kemudahan kepada umat Islam di dalam muamalah, peribadatan sekaligus menjadi sarana untuk tafaqquh fiddin.

"Karena dengan sarana ini kita dapat melihat dan membaca Alquran, menentukan arah kiblat ketika menjadi musafir, kita juga bisa mendapat ceramah ceramah dari video video yang ditayangkan melalui aplikasi ini," ungkap Helmy.

Ketika era serba digital datang, sebagai Keluarga Besar NU, kata Helmy, harus mengambil peran strategis, karena dakwah merupakan amanah dari para Pendiri NU. Pihaknya mengajak seluruh lembaga ataupun banom NU untuk memaksimalkan sosial media dalam dalam menyampaikan informasi dan edukasi serta mengajak kepada hal hal baik.

"Dakwah merupakan jalan kita untuk meneruskan sekaligus melakukan transformasi besar agar bisa berubah dari masyarakat yang gelap menuju masyarakat yang terang benderang," ujar pria kelahiran Cirebon ini.

Ia menjelaskan apabila kita cerdas memahami situasi, kita dapat melakukan transformasi. "Kita dapat mengubah masalah menjadi maslahah," tambahnya.

Ia mengingatkan bahwa dai milenial yang memiliki jutaan followers, jauh lebih berpengaruh kepada masyarakat dibandingkan seorang ulama yang tidak tersentuh oleh sosial media. "Maka tugas LDNU ini melakukan transformasi besar agar dakwah NU benar benar sampai ke kalangan milenial," pesannya.

Tahun 2025 yang akan datang, ia menyebut hampir 70 persen penduduk Indonesia dipenuhi oleh milenial. Apabila LD PBNU tidak memiliki platform digital dalam dakwahnya, tentu milenialis akan lari dan memilih platform dakwah lain yang tidak kita ketahui.

"Maka apa yang dilakukan LD PBNU bersama Muslimapps.id ini adalah sudah tepat menjalankan amanah. Ayuk kita download aplikasi Muslimapps.id, saya sendiri alhamdulillah sudah mendownloadnya di App Store," ujarnya.