Tentang Kami Redaksi

Partai UKM Bukan Sebagai Tandingan Parpol Lain

Foto | Istimewa | ParlemenRakyat.com

Parlemenrakyat@ Kendati pemilu 2024 masih tiga tahun lagi, namun perpolitikan di Indonesia semakin ramai seiring munculnya satu persatu partai politik dalam beberapa bulan terakhir. Kali ini, partai yang baru berdiri adalah Partai UKM (Usaha Kecil Menengah).

Menurut Ketua Umum Partai UKM Bustan Pinrang, meski hadir sebagai partai baru hendaknya agar tidak dijadikan tandingan partai politik lain yang sudah lebih dahulu ada. "Berdirinya Partai UKM jangan dijadikan tandingan yang lain apalagi secara tidak sehat, tapi jadikan patner," ujar Bustan di Jakarta, Kamis (29/4).

Dia juga mengatakan meski sebagai partai baru, saat ini Partai UKM sudah berdiri di hampir seluruh provinsi di tanah air "Sudah ada di 32 provinsi, sampai di pelosok desa, kami libatkan edagang kaki lima serta pelaku UKM yang ada saat ini sekitar 60 juta orang," ujarnya.

"Mudah-mudahan lolos verifikasi KPU," kata Bustan seraya menambahkan target pada pemilu 2024 diharapkan memperoleh minimal 15 juta suara.

Ditambahkan, Partai UKM berdiri berbarengan saat peringatan Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2020. Lalu, logo partai ini resmi dilaunching bersamaan dengan peringatan Hari Pahlawan, 10 November 2020.

"Partai UKM ada di Indonesia hanya satu tujuan, yaitu bagaimana para pelaku UKM bisa bangkit jadi pengusaha raksasa di Indonesia," ujar Bustan Pinrang.

Menurut dia, pihaknya akan menggarap para pelaku UMKM di tanah air, mulai yang ada di desa-desa hingga perkotaan. Bustan juga meminta pejabat di negeri ini untuk memberikan dukungan akses atau fasilitas kepada pelaku UKM di tanah air. Harapannya, mereka ke depan bisa mandiri karena UKM menjadi penopang perekonomian Indonesia.