Tentang Kami Redaksi

Ragam Obyek Wisata di Banyumas

Foto | Istimewa | ParlemenRakyat.com

Parlemenrakyat.com @ Banyumas adalah salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang memiliki daya tarik wisata beragam. Di wilayah yang berlokasi dibawah kaki Gunung Slamet, selama ini dikenal dengan Lokawisata Baturraden oleh sebagian orang. Ternyata, banyak lokasi wisata yang tidak kalah menarik di beberapa lokasi yang terdapat di Banyumas termasuk wisata religi seperti Masjid Saka Tunggal yang terletak di Kecamatan Wangon atau 30 km arah barat daya kota Purwokerto.

Demikian disampaikan Kepala Bidang Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyumas Saptono Supriyanto pada acara Expose Pariwisata dalam Rangka Promosi Pariwisata Nusantara di Rumah Makan Handayani, Matraman Jakarta Timur (01/03). “Banyumas bukan hanya Baturraden, tetapi masih banyak objek wisata yang tidak kalah menarik,” ucap Saptono pada awak media dan blogger yang turut hadir pada acara itu.

Selain Baturraden, menurut dia, Banyumas juga memiliki banyak wisata yang masih belum banyak diketahui. “Masjid Saka Tunggal dibangun pada tahun 1871 M/ 1288 H dan hanya memiliki satu pilar utama. Di lokasi ini juga dihuni oleh kera kera jinak yang dapat diajak bercengkrama,” ujarnya. Di kawasan wisata religi ini memiliki banyak peninggalan sejarah umat Islam yang masih terjaga keasliannya. "Masjid Saka Tunggal merupakan peninggalan orang-orang yang berjuang menyebarkan agama Islam," tutur Saptono.

Saptono juga menyampaikan, Disbudpar Kabupaten Banyumas terus berupaya mempromosikan sejumlah destinasi wisata. Melihat potensi lokasi wisata lokal yang ada, pihaknya menargetkan kunjungan wisatawan pada tahun ini sebanyak 1,2 juta. Tahun lalu, para wisatawan banyak mengunjungi wisata alam Baturaden. "Kami memiliki rekreasi renang, Balai Kemambang, dan juga punya Museum Bangsa Soedirman yang berada di tengah kota," ujarnya.

Selain itu lanjut dia, Banyumas juga memiliki kain batik. Salah satu daerah yang fokus mengembangkan kain batik adalah Sokaraja. "Ke Sokaraja selain bisa menikmati batik, juga terdapat makanan khas yakni Soto Sokaraja," ucapnya seraya menjelaskan, sejarah batik Banyumas tak jauh beda dengan batik Yogyakarta dan Solo karena masih selingkup di Tanah Jawa. "Namun, soal motif batik yang terkenal namanya Babon Nangrem. Sekarang yang lagi diminati adalah motif-motif jahe," kata Saptono.

Dinas Pariwisata Banyumas pun menjalin kerja sama dengan biro perjalanan guna memperkenalkan ikon wisata Banyumas. "Untuk tahun ini atau tahun depan kami sudah berencana membuat parkir bertingkat di setiap tempat tempat wisata Banyumas. Jadi, sedikit demi sedikit yang menjadi hambatan bisa kami atasi," ujar Saptono.

Obyek wisata lain sambung Saptono, di antaranya wisata air terjun yang jumlahnya ratusan, sehingga ada yang menyebut Banyumas negeri 1001 Curug (air terjun). “Jadi tidak hanya Baturraden yang ada di Banyumas. Ada 1000 curug yang bisa dikunjungi, selain itu wisata sejarah dan wisata religi juga ada,” terangnya.

Saptono juga mengajak untuk ikut serta mengekspose pariwasata Banyumas agar lebih diketahui banyak wisatawan. Karena di Banyumas banyak lokasi menarik yang tidak kalah dengan daerah lain yang terdapat di Indonesia ini. “Jadi tidak hanya itu saja, ada tempat meeting, tempat bermain, outdoor, dan tempat menarik lainnya dapat dinikmati di Banyumas. Jadi, ayo rame rame ke Banyumas dan nikmati semua lokasi wisata yang terdapat di sana,” lanjutnya. Selain objek wisata yang di sebut di atas, Banyumas juga kaya akan kulinernya. “Selain menikmati wisata, kuliner juga banyak di Banyumas. Jadi, selain bisa menikmati wisata juga bisa menikmati nikmatnya kuliner seperti Sroto Banyumas,” pungkasnya.